Musik menentramkan hati?


“Kalau musik memang meneduhkan jiwa, mengapa musik Dangdut koplo dan Elektropop tidak diputarkan kepada orang yang tengah sakaratul maut?”

Tapi yang dilakukan ketika mendapati orang yang tengah sakaratul maut adalah menuntunnya melafalkan kalimat syahadat.

“Kalau musik menenangkan pikiran, mengapa musik J-pop/K-pop tidak pernah diputar oleh seseorang yang berada dalam ketakutan akan ancaman kematian? Seperti saat mengalami turbulensi di atas pesawat terbang”

Saat genting ini, orang-orang (Muslim) malah berzikir dan berdoa minta pertolongan kepada Allah Ta’ala.

“Kalau musik menguatkan hati, mengapa musik rock atau rekaman orkestra tidak diputar oleh keluarga Muslim yang tengah berduka untuk menyambut para kerabat atau tetangga yang datang bertakziah?”
 

Tradisi yang umum di Indonesia (lupakan dulu tentang kajian bid’ah) adalah membacakan ayat-ayat suci Al-Qur’an.

“Kalau musik membuat hati menjadi bersabar, mengapa musik metal, klasik dan sebagainya tidak diperdengarkan ketika memandikan jenazah, pengurusannya hingga mengiringi mayat ke liang kuburnya?”
 
Tradisi yang umum di Indonesia (lupakan dulu tentang kajian bid’ah) adalah membaca tahlil, ayat Qur’an dan bersholawat, disertai berbagai doa.

“Kalau musik menentramkan pikiran, mengapa ketika melihat peristiwa mengerikan seorang Muslim secara spontan akan beristighfar dan mengingat Allah, mengapa ia tidak spontan melantunkan irama lagu-lagu boyband/girlband atau mungkin rockstar? Mengapa dalam kengerian tidak ada orang yang bergegas mencari gitar untuk dipetik?”

“Kalau musik diklaim bernilai spiritual. Mengapa tidak ada peziarah kubur yang menyewa pengamen untuk tampil di dekat pusara kuburan Almarhum?”

NIBS

Slider

Salat Times

    Jakarta dan sekitaranya
    18th Rajab, 1440
    SalatTime
    Fajr4:45 AM
    Sunrise5:56 AM
    Zuhr11:59 AM
    Asr3:11 PM
    Magrib6:01 PM
    Isha7:31 PM